2016-07-02 07:04:10

Kedudukan Orang Miskin dihadapan Allah SWT

BY: Administrator

Kedudukan Orang Miskin dihadapan Allah SWT

Ustad. Abdul Mughni BA. MHI

 

Kajian israq ba’da sholat shubuh
27 ramadhan 1437 H / 2-Juli-2016
Bismillahirrahmanirrahim..
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…

Puji syukur kepada Allah yang telah memberikan kita nikmat dan hidayah hingga kita dapat berkumpul kembali di masjid ini, dan masih Allah memberi kesempatan bertemu dengan bulan ramadhan tahun ini.

Dengan karunia Allah SWT yang akan memudahkan diri kita masuk ke dalam surga, jangan sampai ada didalam diri kita perasaan bahwa kita menjadi lebih baik daripada orang, hati-hatilah sama ujub(bangga diri akan amalnya). Sungguh rugi ketika hambanya memiliki rasa ujub terhadap yang lainnya.

Marilah kita mentadabur ayat Al-Qur’an surat Al-An’am 52&54 :

 

‘’ وَلَا تَطْرُدِ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ ۖ مَا عَلَيْكَ مِنْ حِسَابِهِمْ مِنْ شَيْءٍ وَمَا مِنْ حِسَابِكَ عَلَيْهِمْ مِنْ شَيْءٍ فَتَطْرُدَهُمْ فَتَكُونَ مِنَ الظَّالِمِينَ


52. Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan petang hari, sedang mereka menghendaki keridhaan-Nya. Kamu tidak memikul tanggung jawab sedikitpun terhadap perbuatan mereka dan merekapun tidak memikul tanggung jawab sedikitpun terhadap perbuatanmu, yang menyebabkan kamu (berhak) mengusir mereka, (sehingga kamu termasuk orang-orang yang zalim).

 

وَإِذَا جَاءَكَ الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِنَا فَقُلْ سَلَامٌ عَلَيْكُمْ ۖ كَتَبَ رَبُّكُمْ عَلَىٰ نَفْسِهِ الرَّحْمَةَ ۖ أَنَّهُ مَنْ عَمِلَ مِنْكُمْ سُوءًا بِجَهَالَةٍ ثُمَّ تَابَ مِنْ بَعْدِهِ وَأَصْلَحَ فَأَنَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ


54. Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami itu datang kepadamu, maka katakanlah: "Salaamun alaikum. Tuhanmu telah menetapkan atas diri-Nya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barang siapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertaubat setelah mengerjakannya dan mengadakan perbaikan, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

 

 Taubat adalah ketika kita melakukan kesalahan/maksiat terhadap Allah SWT baik yang kecil maupun yang besar, dan janganlah hambanya berputus asa karena ia khawatir dosanya tidak akan diampuni, karena ketika kita berbuat maksiat besar atau kecil dan ada niat yang kuat untuk tidak mengulangin lagi atas dosanya  maka insyaAllah akan diampuni oleh Allah SWT, karena Allah yang maha pegampun.

Dan ketika dakwah rasul masih ada di mekkah, kebanyakan pengikut Rasul SAW adalah orang-orang miskin,fakir, lemah dan hanya sedikit sekali pengikut rasul dari orang yang kaya dan terkenal. banyak dari mereka tidak suka ketika mau belajar ajaran rasul bersama-sama orang fakir,dan miskin. Mereka meminta kepada nabi muhammad SAW membuat kajian khusus yang berbeda dari mereka.

Mereka orang quraisy berkata ketika rasul berkumpul bersamanya, orang quraisy berkata’’ya muhammad usir mereka, kalau mereka usir ada kemungkinan kami mengikuti ajaranmu wahai ya muhammad’’

Allah memerintahkan kepada rasul untuk disampaikan kepada pengikutnya apa saja yang telah Allah wahyukan kepadanya :

Allah swt berfirman dalam Qur’an surat Al-An’am ayat 51 :

 

وَأَنْذِرْ بِهِ الَّذِينَ يَخَافُونَ أَنْ يُحْشَرُوا إِلَىٰ رَبِّهِمْ ۙ لَيْسَ لَهُمْ مِنْ دُونِهِ وَلِيٌّ وَلَا شَفِيعٌ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ


51. Dan berilah peringatan dengan apa yang diwahyukan itu kepada orang-orang yang takut akan dihimpunkan kepada Tuhannya (pada hari kiamat), sedang bagi mereka tidak ada seorang pelindung dan pemberi syafa'atpun selain daripada Allah, agar mereka bertakwa.

 

Inilah orang-orang yang dikatakan akan bermanfaat buat orang yang beriman, allah melarang nabi mengusir pengikutnya yang miskin , fakir, atas usulan kaum quraisy, padahal mereka yang akan nabi usir adalah orang yang beramal sholeh ,berzikir,dan bertakwa kepada Allah SWT.

Dengan itu mereka lebih mulia, daripada orang yang kaya tapi tidak beriman kepada Allah SWT, nabi muhammad tidak dihisab atas perbuataan orang miskin,fakir atas perbuatannya. Dan kalau nabi muhammad mengusir mereka, maka rasul telah berbuat dzholim terhadapnya orang-orang yang miskin, fakir.

Allah SWT menguji orang-orang musyrik dengan orang yang beriman, mereka menghina islam yang lemah, menganggap lebih rendah kedudukannya dari mereka, dan mereka merasa bangga, bagaimana mungkin, orang-orang budak lemah tersebut, lebih mulia?kok bisa? Padahal kita lebih kaya dan mampu daripada orang miskin tersebut.

Sesungguhnya Allah Swt memeliki apapun, tapi yang dilihat yang mana, yang paling bertakwa kepada-NYA. Allah memuliakan orang yang lemah tersebut , islam lemah, Allah memberi keistimewaan atas ibadahnya, siapa yang paling bersyukur kepada Allah? Itulah kelebihan orang beriman daripada orang musyrik.

            Hal ini juga terjadi dalam surat Al-Kahfi : 28-29

 

وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ ۖ وَلَا تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ تُرِيدُ زِينَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَنْ ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطًا


28. Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.

 


وَقُلِ الْحَقُّ مِنْ رَبِّكُمْ ۖ فَمَنْ شَاءَ فَلْيُؤْمِنْ وَمَنْ شَاءَ فَلْيَكْفُرْ ۚ إِنَّا أَعْتَدْنَا لِلظَّالِمِينَ نَارًا أَحَاطَ بِهِمْ سُرَادِقُهَا ۚ وَإِنْ يَسْتَغِيثُوا يُغَاثُوا بِمَاءٍ كَالْمُهْلِ يَشْوِي الْوُجُوهَ ۚ بِئْسَ الشَّرَابُ وَسَاءَتْ مُرْتَفَقًا


29. Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir". Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek.

 

            Bertahan,sabar karena apa? Bertahan dengan orang yang lemah, bukan perkara mereka, dan membutuhkan kesabara, dan Allah melarang untuk meninggalkan mereka, melupakan mereka dan fikiran orang yang miskin, dalam surat tadi ada perintah&larangan untuk melupakan mereka,orang-orang yang miskin dan fakir,

Allah berfirman dalam Qur’an surat At-Thaha : 131 :

 


وَلَا تَمُدَّنَّ عَيْنَيْكَ إِلَىٰ مَا مَتَّعْنَا بِهِ أَزْوَاجًا مِنْهُمْ زَهْرَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا لِنَفْتِنَهُمْ فِيهِ ۚ وَرِزْقُ رَبِّكَ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰ


131. Dan janganlah kamu tujukan kedua matamu kepada apa yang telah Kami berikan kepada golongan-golongan dari mereka, sebagai bunga kehidupan dunia untuk Kami cobai mereka dengannya. Dan karunia Tuhan kamu adalah lebih baik dan lebih kekal.

Ujian umat islam yang beriman ialah orang kaya yang mampu melakukan apa saja, kenikmatan atas hidupnya yang membuat hamba yang berimanan ini ingin juga merasakannya bagaimana nikmat orang kaya.

Bunga kehidupan dunia, fitnah ujian bagi orang yang beriman , dengan mensyukuri atas rezki nikmat yang telah Allah berikan, sebagai solusi atas menjauhi bunga dunia,, mereka orang musyrik menggunakan konsep yang dzalim dalam menjalankan hidup, tidak perlu kita ikuti tidak ada keuntungan bagi orang yang beriman.

Ada tokoh quraisy, abu sufyan ketika ia beriman maka ia mendatangin sahabat-sahabat nabi yang telah masuk islam, mereka berkata kepada abu sufyan, demi allah pedang-pedang allah dilepas dari musuh Allah SWT, bagi mereka yang belum beriman sahabat abu bakar mendengar atas apa yang diucapkan sahabatnya tadi,’ berani-berani kau berkata kepada petinggi quraisy?dan abu bakar ketemu dengan rasul menyampaikan berita yang ia dengarkan,’’wahai abu bakar bisa jadi kata-kata kamu tadi menegur mereka, membuat sahabat kesel, maka engkau juga telah membuat tuhan mereka kesal juga’’ dan akhirnya abu bakar meminta maaf kepada sahabat-sahabat yang tadi ditegur oleh mereka. Sekalipun mereka lemah,budak,fakir atas beribadahnya kepada Allah SWT.

            Kita mengingat kembali bahwa sesungguhnya Allah tidak melihat bentukmu, cacat atau sehat, apalagi hartamu apa saja, yang dilihat bagaimana hatimu kepada Allah dan rasul SAW, dan bagaimana amalan yang telah dilakukan kepada Allah SWT.

Semoga ada manfaatnya amin amin yaa rabbal ‘alamin...
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Kajian Spesial Ramadhan Israq Ba’da Sholat Shubuh 
Masjid Andalusia Islamic Center
Disusun Oleh: Muhammad Ilma Hafizra Ponto (DKM Andalusia)

ARE YOU READY FOR VACATION?

LET US TAKE YOU THROUGH THE BEST HOTELS AND RESORTS